Parah! Koulibaly Jadi Sasaran Chant Rasis di Laga Inter Milan vs Napoli

Parah! Koulibaly Jadi Sasaran Chant Rasis di Laga Inter Milan vs Napoli
Parah! Koulibaly Jadi Sasaran Chant Rasis di Laga Inter Milan vs Napoli
Agen Bola Online – Pelatih Napoli Carlo Ancelotti mengungkapkan bahwa defendernya yakni Kalidou Koulibaly jadi sasaran chants berupa suara monyet di sepanjang pertandingan kontra Inter Milan.

Pertandingan Inter vs Napoli itu dihelat di matchday 18 Serie A di San Siro, Kamis (27/12) dini hari WIB. Laga itu berakhir dengan kemenangan 1-0 bagi Nerrazurri.

Koulibaly sendiri tak main penuh di pertandingan itu. Sebab ia mendapat kartu merah pada menit ke-80.

Ia dikeluarkan wasit setelah mendapat dua kartu kuning. Kartu kuning pertama diberikan setelah ia dinilai melanggar pemain lawan dan yang kedua diberikan karena ia menanggapi keputusan wasit dengan melakukan tepuk tangan sarkastis.

Baca Juga: Jordi Alba Minta Barcelona Segera Rampungkan Kontrak Barunya

Setelah pertandingan, Ancelotti lebih fokus pada perlakuan yang diterima oleh bek asal Senegal itu baik dari fans maupun wasit. Ia meyakini kartu merah itu didapat Koulibaly karena defendernya merasa kesal dengan sikap fans sekaligus sang wasit.

“Ada suasana yang aneh, ketika kami meminta tiga kali agar permainan ditunda, mereka mengumumkan tiga kali melalui pengeras suara,” beber Ancelotti seperti dilansir Goal International.

“Koulibaly tentu saja tersinggung. Biasanya, ia sangat tenang dan profesional, tetapi ia menjadi sasaran ejekan suara monyet sepanjang pertandingan,” tegasnya.

Ancelotti mengaku kesal dengan wasit yang tak mengambil tindakan apapun meski sudah mendapat keluhan dari pihaknya. Ia pun mengisyaratkan bahwa jika lain kali hal itu terjadi lagi, maka ia dan timnya sendiri yang akan mengambil tindakan tegas.

“Kami meminta tiga kali agar beberapa tindakan diambil, tetapi pertandingan berlanjut. Kami terus diberi tahu bahwa permainan dapat dihentikan, tetapi kapan? Setelah empat atau lima pengumuman?” sindirnya.

“Mungkin kita harus menangani masalah itu sendiri di lain waktu dan berhenti bermain. Mereka mungkin akan membuat kami kalah di pertandingan itu jika kami meninggalkan lapangan, tetapi kami siap untuk melakukannya,” tegasnya.

“Tidak baik bagi sepakbola Italia, melihat ini,” ketus Ancelotti.