Klopp Sindir ‘Football Leaks’: Liga Super Eropa Lebih Banyak Uangnya

Klopp Sindir ‘Football Leaks’: Liga Super Eropa Lebih Banyak Uangnya
Klopp Sindir 'Football Leaks': Liga Super Eropa Lebih Banyak Uangnya
Agen Bola Online – Sebuah laporan yang menyebutkan bahwa Liverpool merupakan salah satu pemrakarsa Liga Super Eropa sedang menjadi perbincangan hangat. Hal itu pun mengundang sindiran dari sang pelatih, Jurgen Klopp.

Beberapa waktu lalu, laporan dari Der Spiegel menyatakan bahwa ada beberapa klub besar yang ingin membuat revolusi dengan mengadakan Liga Super Eropa secara diam-diam. Rumor itu sendiri terkenal dengan sebutan ‘Football Leaks’.

Wacana Liga Super Eropa sendiri sebenarnya sudah terucap sejak lama dari mulut presiden Real Madrid, Florentino Perez. Sempat meredup, isu tersebut lalu kembali naik ke permukaan dan menyangkut 16 klub besar, salah satunya adalah Liverpool.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

Rumor itu sendiri mendapatkan tanggapan lengkap dengan sindiran dari Klopp. Berselimut sedikit candaan, ia menyebut ide Liga Super Eropa terdengar menyenangkan karena melibatkan banyak uang.

“Itu terdengar menyenangkan, karena terdengar seperti laganya sedikit dan melibatkan banyak uang,” ujar Klopp, dikutip dariĀ Goal.

Baca Juga: Januari, Chelsea Coba Datangkan Jamaal Lascelles

“Saya benar-benar tak punya masalah dengan liga sepak bola saat ini. Setidaknya, itu adalah ide [Liga Super] yang tidak akan dilakukan dalam waktu dekat,” lanjutnya.

Lebih lanjut, pria asal Jerman itu bahkan merasa tidak ada orang yang membicarakan itu dari balik layar. Malahan, ia menganggap ide tersebut merupakan keluaran dari FIFA ataupun UEFA.

“Saya tidak yakin ada orang yang membicarakan itu, jujur saja. Itu seperti ide luar biasa lainnya dari FIFA dan UEFA,” tambahnya.

“Mereka melakukannya dengan segera, tanpa bertanya. Lalu setelahnya anda melihat, ‘Oh, oke, kami masih punya 20 pertandingan lagi dan tidak punya uang lebih,” tandasnya.

Selain masalah Liga Super ini, ‘Football Leaks’ juga mengumbar isu bahwa Manchester City dan PSG mengakali Financial Fair Play. Yang lebih mencengangkan, laporan tersebut berujar bahwa FIFA dan UEFA turut terlibat dalam aktivitas itu.